Untuk spirit pegangan hidupku, aku terlalu mengandalkan kamu
Saat mengadu isi hatiku, aku terlalu percaya kamu
Sekarang enggak lagi (uu..yaa.ya..), dirimu telah perg i(uu..yaa.ya..)
Kuturuti semua kata-katamu, kujadikan arah langkah kakiku
Kubanggakan akan dirimu, ke orang-orang kau bidadariku
Sekarang enggak lagi, kisahmu telah mati ow.. matilah
Sendiri ku sendiri lagi, akubisa terlalu b’rani
Sendiri kusendiri lagi aku bisa jadi nakal, jadi nakal lagi…
Inspirasi buat bikin lagu, aku sering dapat darimu
Untuk mengisi hari-hariku, aku terlalu butuh dirimu
Sekarang enggak lagi (uu..yaa.ya..), dirimu telah pergi (uu..yaa.ya..)
Sendiri ku sendiri lagi, akubisa terlalu b’rani
Sendiri kusendiri lagi aku bisa jadi nakal, jadi nakal lagi…
[lyriccrawler.blogspot.com]
Sekarang enggak lagi (uu..yaa.ya..), dirimu telah pergi (uu..yaa.ya..)
Pergilah...
Sendiri-kusendiri lagi aku bisa terlalu berani
Sendiri-kusendiri lagi aku bisa jatuh cinta, jatuh cinta lagi…
Oh jadi nakal lagi.. oh ya..
Sendiri-kusendiri lagi aku bisa terlalu berani
Sendiri-kusendiri lagi aku bisa nongkrong , bisa nongkrong lagi…
“(Sendiri-kusendiri lagi) biarin!!
(Sendiri-kusendiri lagi) bodo ah!!”
- Lirik Lagu Nakal Lagi - Imanez | Sepontan | 1996












